Menulis Jurnal Diri sebagai Solusi Anxiety

Dipublikasikan oleh MUHAMAD HADI NINGRAT pada

Savana Jaya, Ruang Pengetahuan – Perasaan cemas adalah emosi wajar ketika seseorang sedang menghadapi masalah. Orang-orang mulai merasa cemas saat otak merespons peringatan potensi bahaya. Akan tetapi, jika seseorang merasa cemas terus-menerus, maka itu termasuk tanda seseorang memiliki gangguan kecemasan.

Rasa cemas yang dirasakan secara berlebihan dapat merusak kesehatan jiwa, termasuk kesehatan otak. Adanya serangan panik maupun kecemasan jangka panjang dapat membuat otak melepaskan hormon secara teratur. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti, sakit kepala, mual, dan depresi.

○ Tingkat Kecemasan Anak Muda

Berdasarkan data statistik dari Deloitte, Millenials dan Gen Z tercatat sebagai orang-orang yang memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan Baby Boomers dan Gen X sejak pandemi. Sejak tahun 2020, hasil perbandingan rata-rata persentase Millennials dan Gen Z berdasarkan gender menunjukkan para perempuan memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi.

Sebagai generasi yang lahir dan tumbuh bersama teknologi, kecemasan Millennials dan Gen Z pun berasal dari media sosial sebagai hasil dari transformasi teknologi digital tersebut. Hal-hal yang memicu rasa cemas berlebihan adalah tuntutan gaya hidup terkait pekerjaan dan kebutuhan finansial yang sering dicitrakan pada berbagai platform media sosial.

Kesehatan otak terhadap Millennials dan Gen Z merupakan pokok permasalahan yang penting untuk diberikan solusi sekarang ini, dimana fungsi otak dalam diri mereka mengalami tahap perkembangan.

Hal itu memungkinkan mengapa Millennials dan Gen Z kesulitan menggunakan penalaran yang kompleks untuk bertindak sesuai dengan keyakinan pada dirinya sendiri serta mengambil risiko dan keputusan yang tepat.

Menulis buku harian atau jurnal pribadi bisa membantu kamu dalam mengatasi kecemasan. Dengan mencurahkan berbagai macam emosi. Tulis apapun yang kamu rasakan. “Para Millennials dan Gen Z dapat meluapkan perasaan dan pikiran mereka serta membangun versi diri sendiri yang lebih baik kedepannya,“ ujar Coach Pris CEO Stress Management Indonesia.

Dari situ, kamu akan mampu mengidentifikasikan penyebab perasaan sedih, cemas, dan kesal yang dirasakan, sehingga ke depannya mereka dapat menjadi pribadi yang lebih tenang, selalu bersyukur, dan bahagia. Ada banyak cara untuk menulis jurnal, mulai dari buku diary, fitur catatan di ponsel, hingga buku khusus jurnal diri.