Penyebab Penis Terasa Sakit Saat Ereksi

Dipublikasikan oleh MUHAMAD HADI NINGRAT pada

Savana Jaya, Ruang Pengetahuan – Priapismus adalah kondisi di mana penis sakit saat ereksi. Kondisi ini terbagi dalam iskemik dan noniskemik. Perawatan segera untuk priapismus biasanya diperlukan untuk mencegah kerusakan jaringan yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi).

Priapisme paling sering menyerang pria berusia 30-an dan lebih tua, tetapi dapat dimulai pada masa kanak-kanak untuk pria dengan penyakit sel sabit.

Gejala

Gejala priapisme bervariasi tergantung pada jenis priapisme. Dua jenis utama priapismus adalah priapismus iskemik dan priapismus noniskemik.

– Priapismus Iskemik

Priapismus iskemik, juga disebut priapismus aliran rendah, terjadi akibat darah tidak dapat keluar dari penis. Darah terperangkap di penis karena tidak bisa mengalir keluar dari pembuluh darah penis atau ada masalah dengan kontraksi otot polos di dalam jaringan ereksi penis.

Priapismus iskemik adalah jenis priapismus yang lebih umum dan memerlukan perawatan medis segera untuk mencegah komplikasi yang disebabkan oleh tidak mendapatkan cukup oksigen ke jaringan penis.

Tanda dan Gejalanya :

  • Ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam atau tidak terkait dengan minat atau rangsangan seksual
  • Batang penis kaku, tetapi ujung penis (kelenjar) lunak
  • Nyeri penis yang semakin memburuk

– Priapismus Noniskemik

Priapismus noniskemik, juga dikenal sebagai priapismus aliran tinggi, terjadi ketika aliran darah melalui arteri penis tidak bekerja dengan baik. Namun, jaringan penis terus menerima aliran darah dan oksigen. Priapismus noniskemik sering terjadi karena trauma.

Tanda dan Gejalanya :

  • Ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam atau tidak terkait dengan minat atau rangsangan seksual
  • Batang penis tegak tetapi tidak sepenuhnya kaku
  • Biasanya tidak menyakitkan

Penyebab Penis Sakit Saat Ereksi

Ereksi biasanya terjadi sebagai respons terhadap rangsangan fisik atau psikologis. Stimulasi ini menyebabkan otot-otot halus tertentu menjadi rileks, meningkatkan aliran darah ke jaringan spons di penis.

Akibatnya, penis yang dipenuhi darah menjadi ereksi. Setelah stimulasi berakhir, darah mengalir keluar dan penis kembali ke keadaan tidak kaku (lembek).

Penis sakit saat ereksi terjadi ketika beberapa bagian dari sistem ini, yakni darah, pembuluh darah, otot polos atau saraf mengubah aliran darah normal, dan ereksi berlanjut. Penyebab priapismus seringkali tidak dapat ditentukan, tetapi beberapa kondisi mungkin berperan.

Penyakit yang berhubungan dengan darah dapat menyebabkan priapisme, biasanya priapisme iskemik, ketika darah tidak dapat mengalir keluar dari penis. Gangguan ini meliputi: penyakit sel sabit, leukemia, penyakit darah lainnya (diskrasia hematologi), seperti talasemia dan multiple myeloma

Kapan Harus ke Dokter?

  • Jika Anda mengalami ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam, Anda memerlukan perawatan darurat. Dokter ruang gawat darurat akan menentukan apakah Anda mengalami priapisme iskemik atau priapisme noniskemik.
  • Jika Anda mengalami ereksi berulang, persisten, menyakitkan yang sembuh dengan sendirinya, temui dokter Anda. Anda mungkin memerlukan perawatan untuk mencegah masalah lebih lanjut.