Perbedaan Penis Shower dan Penis Grower

Dipublikasikan oleh MUHAMAD HADI NINGRAT pada

Savana Jaya, Ruang Pengetahuan – Secara alami, penis akan memanjang saat laki-laki mengalami ereksi. Namun, seberapa besar pertambahan panjang ini bervariasi dari orang ke orang.

Penis shower dan grower mengacu pada seberapa besar pertambahan panjang penis saat ereksi dibanding keadaan normal. Istilah “shower” mengacu pada penis yang panjangnya relatif sama ketika dalam keadaan normal (lembek) dan ereksi (keras). Sementara itu, istilah “grower” merujuk pada penis yang mengalami penambahan panjang signifikan saat ereksi dibanding saat dalam keadaan normal.

Di sini, kamu akan diajak terutama kaum pria untuk mengeksplorasi fakta sains di balik istilah tersebut dan apa perbedaan dari kedua keadaan ini.

1. Perbedaan Ilmiah Antara Keduanya

Terdapat penelitian aktual tentang ini. Penelitian ini dimuat dalam “International Journal of Impotence Research” pada tahun 2018 yang melibatkan 274 peserta yang memiliki disfungsi ereksi untuk mendefinisikan perbedaan antara grower dan shower:

  • Grower : Penis tumbuh jauh lebih panjang ketika berubah dari kondisi lembek menjadi ereksi.
  • Shower : Penis tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dari keadaan lembek menjadi ereksi.

Para peneliti mengukur panjang penis saat dalam keadaan lembek menggunakan Penile Duplex Doppler Ultrasound (PDDU). Dalam penelitian ini, para peneliti menggunakan figur 3,8 sentimeter (cm) sebagai standar untuk menentukan apakah peserta masuk dalam kategori shower atau grower. Penis yang panjangnya bertambah lebih dari 3,8 cm saat ereksi disebut grower, sedangkan penis yang panjangnya bertambah kurang dari 3,8 cm disebut shower.

Hasilnya, dari 274 peserta yang dilaporkan, 73 (sekitar 26 persen) peserta adalah grower dan 205 adalah shower. Grower mengalami perubahan panjang rata-rata 5,3 cm, sementara shower memiliki perubahan panjang sekitar 3,0 cm.

2. Faktor Apa Yang Menentukan?

Ada sejumlah faktor yang berkontribusi pada apakah seseorang tergolong shower atau grower. Berikut faktornya :

  • Elastisitas Jaringan : Kemampuan jaringan penis untuk meregang dan tumbuh berkontribusi pada penampilan penis. Ini termasuk lapisan luar kulit, lapisan dalam jaringan fibrosa, dan ligamen yang menempelkan penis ke tubuh di daerah selangkangan. Gen juga turut andil dalam menentukan seberapa elastis jaringan.
  • Kolagen : Hampir setengah dari jaringan di penis adalah kolagen, yaitu protein yang ditemukan di seluruh tubuh. Genetika juga berkontribusi pada distribusi kolagen tubuh.
  • Kesehatan Secara Keseluruhan : Aliran darah merupakan komponen kunci dalam proses ereksi, sehingga kondisi apa pun yang mempengaruhi aliran darah dapat memengaruhi bagaimana penis tumbuh saat ereksi. Disfungsi ereksi, gangguan jantung, dan diabetes adalah beberapa kondisi yang sangat memengaruhi ereksi.

3. Jenis Mana Yang Lebih Umum?

Studi yang melibatkan 274 laki-laki dan telah dimuat dalam International Journal of Impotence Research menemukan bahwa 26 persen laki-laki adalah grower, sementara sisanya adalah shower. Penelitian ini menggunakan pertambahan panjang saat ereksi sebagai standar untuk menentukan kategori shower dan grower.

Ini menunjukkan bahwa kondisi shower lebih umum, tetapi ini belum cukup kuat untuk mencerminkan seluruh populasi. Jadi, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi temuan studi tersebut.

4. Bisakah Kondisi Tersebut Berubah Seiring Waktu?

Usia adalah faktor utama yang menentukan grower atau shower, yang menunjukkan bahwa orang dapat berubah antara grower dan shower seiring bertambahnya usia. Ini karena pertambahan usia menyebabkan perubahan elastisitas jaringan dan kadar kolagen. Secara umum, grower cenderung dimiliki oleh laki-laki yang berusia lebih muda.

Selain itu, kadar testosteron mulai menurun setelah laki-laki mencapai usia 40 tahun, yang dapat menyebabkan penis mengecil secara perlahan dan perubahan panjang penis saat ereksi. Kondisi kesehatan yang mengganggu aliran darah juga dapat memengaruhi warna dan ereksi penis.

5. Apakah Itu Berdampak Pada Ukuran Ereksi Secara Keseluruhan?

Menurut Kinsey Institute, ukuran penis saat lembek bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk mengetahui ukuran ereksinya. Namun, umumnya penis yang ukurannya pendek dalam keadaan normal atau lembek akan mengalami penambahan panjang yang signifikan saat ereksi dibanding penis yang dalam keadaan lembek lebih panjang.

Studi dalam International Journal of Impotence Research menemukan bahwa grower memiliki ukuran penis ereksi yang lebih besar, yaitu rata-rata berukuran 15,5 cm dibandingkan dengan kelompok shower yang rata-rata berukuran 13,1 cm. Meskipun begitu, ini tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan keadaan seluruh populasi karena penelitian ini hanya melibatkan kurang dari 300 peserta.

6. Apakah Itu Mempengaruhi Kehidupan Seks?

Tidak ada penelitian yang menunjukkan apakah shower atau grower berdampak pada kehidupan seks seseorang. Namun, kekhawatiran tentang penampilan penis dapat memengaruhi aktivitas seksual.

Jadi, yang paling penting adalah bagaimana perasaanmu sendiri. Jika kamu merasa nyaman dan percaya diri dengan penis milikmu, maka ini tidak akan membuat perbedaan dalam kepuasan kehidupan seks. Lebih jauh, kepercayaan diri dan komunikasi dengan pasangan adalah hal yang sangat penting untuk kehidupan seks yang sehat dibanding bentuk penis itu sendiri.

Dapat disimpulkan, perbedaan antara penis shower dan grower umumnya hanya tentang ukuran, tetapi ini seharusnya tidak memengaruhi kesehatan atau kepuasan hubungan seksual. Jadi, alih-alih mengkhawatirkan kondisi ini, lebih baik jika kamu fokus pada kesehatan dan komunikasi terbuka dengan pasangan untuk meningkatkan kepuasan hubungan suami istri.