Perbedaan Matcha dengan Green Tea, Serupa tapi Tak Sama!

Dipublikasikan oleh MUHAMAD HADI NINGRAT pada

Savana Jaya, Ruang Pengetahuan – Matcha dan Green Tea tentu sudah tidak asing lagi bagi setiap orang. Kamu bisa menemukannya dengan mudah ketika di restoran, kafe, atau supermarket.

Meski sama-sama golongan teh dan berwarna hijau, namun ada berbagai perbedaan di antara keduanya. Serupa, tapi tak sama. Apa saja yang membedakannya?

1. Perbedaan Matcha dan Teh Hijau Secara Umum

Baik matcha dan teh hijau, keduanya sama-sama merupakan jenis teh yang berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Yang membedakan adalah metode budidaya dan pembuatannya, baik dalam rasa maupun beberapa kandungan di dalamnya.

Teh hijau merupakan jenis teh yang terbuat dari daun pucuk Camellia sinensis yang tidak mengalami proses pelayuan.

Sedangkan matcha adalah salah satu jenis teh hijau, tapi untuk mengubah daun teh hijau menjadi matcha memerlukan produksi khusus dari segi teknik penanaman dan pemrosesannya

2. Perbedaan Warna

Jika sekilas melihat matcha dan teh hijau secara kasatmata akan terlihat perbedaannya dari segi warna. Matcha berwarna hijau cerah dan lembut karena mengandung banyak klorofil. Sedangkan untuk teh hijau lebih berwarna hijau yang sedikit gelap dan kusam.

Namun jika diseduh, teh hijau akan memiliki warna yang lebih bening atau jernih dibandingkan matcha. Sedangkan matcha memiliki warna hijau yang lebih gelap atau mencolok.

3. Perbedaan Tekstur dan Rasa

Dari segi tekstur dan rasa, perbedaan keduanya juga terasa. Teh hijau bisa dibilang rasanya lebih lembut dibandingkan matcha, serta memiliki tekstur seperti daun teh pada umumnya, yakni berupa daun kering yang berwarna hijau kecoklatan.

Teh hijau juga terasa lebih harum dan segar seperti layaknya teh pada umumnya, rasanya juga terasa manis ketika menyeruputnya.

Sedangkan untuk matcha, meski warnanya terlihat lebih lembut, namun terasa lebih ‘padat’. Matcha berbentuk bubuk halus mirip bedak tabur.

Bubuk matcha berasal dari daun teh hijau yang ditumbuk halus. Tekstur dari matcha lebih creamy, dan agak sedikit pahit di lidah.

4. Perbedaan Cara Penyajian

Kemudian, perbedaan selanjutnya terlihat dari cara penyajiannya. Biasanya, teh hijau dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air panas, dan disajikan pada acara tertentu.

Berbeda dengan matcha, biasanya matcha diolah dalam berbagai bentuk minuman dan olahan kue. Matcha bisa dibuat sebagai smoothies karena teksturnya yang creamy.

Bisa juga menjadi matcha latte dengan tambahan susu, krimer, gula dan pemanis buatan. Bisa juga menjadi kue, cookies, dan semacamnya.

Meski keduanya berbeda, namun baik matcha dan green tea memiliki manfaat yang serupa bagi kesehatan tubuh. Berdasarkan penelitian dari European Journal of Preventive Cardiology, keduanya ternyata bisa menjaga kesehatan jantung.

Green tea terkenal sebagai minuman sehat, karena terdapat kandungan katekin yang memiliki sifat antioksidan. Katekin sendiri terkandung dalam green tea atau matcha yang mampu melindungi tubuh dari stres oksidatif dan penyakit kronis.

Selain itu, katekin juga bermanfaat bagi tubuh sebagai anti-kanker dan anti-inflamasi, serta perlindungan penyakit kardiovaskular seperti jantung. Kamu lebih suka teh hijau atau matcha?